MP, PEKANBARU – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menjadi pemateri dalam kegiatan seminar bertema “Menjadi Generasi Penjaga Bumi (Green Policing)” di Sekolah Dharma Yudha tingkat SMP/SMA, Jalan S.M. Amin, Kota Pekanbaru, Senin (06/10/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry mengajak para pelajar untuk peduli terhadap lingkungan sekitar dan menjadi generasi penerus yang mampu menjaga kelestarian alam.
“Tunas-tunas muda ibarat pohon yang kita tanam. Jika dirawat dengan baik, akan tumbuh menjadi pohon yang rindang dan kuat. Begitu juga dengan para pelajar, jika dibekali dengan ilmu dan akhlak yang baik, kelak akan menjadi generasi yang dapat menjadi tempat masyarakat bersandar,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa konsep keadilan dalam kepolisian tidak hanya berlaku untuk manusia, tetapi juga untuk alam dan lingkungan.
“Keadilan bukan hanya kepada sesama manusia, tapi juga kepada bumi dan alam sekitar agar tercipta keharmonisan,” tambahnya.
Kapolda menyoroti kondisi lingkungan di Riau yang saat ini menghadapi banyak tantangan, mulai dari kebakaran hutan dan lahan hingga perambahan hutan secara ilegal.
“Hampir 80 persen kerusakan lingkungan di Riau terjadi karena dua hal, yaitu kebakaran hutan dan deforestasi. Di Kuansing misalnya, penambangan emas ilegal membuat sungai tercemar karena kurangnya kesadaran masyarakat,” ungkapnya.
Irjen Herry juga menyinggung stigma negatif yang melekat pada Riau sebagai “pengekspor asap” akibat karhutla. Ia mengajak para pelajar untuk mengubah pandangan tersebut melalui tindakan nyata menjaga lingkungan.
“Riau dikenal dunia karena asapnya. Saya mengajak adik-adik untuk menghapus stigma itu. Menjaga alam adalah tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Menurutnya, dampak kebakaran hutan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak yang rentan terkena ISPA akibat polusi udara.
Kapolda menjelaskan, konsep green policing yang ia gagas adalah upaya kepolisian untuk berkomunikasi dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam menjaga alam.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tapi semua pihak. Menanam pohon adalah menanam harapan, menanam masa depan,” tutupnya.
Kehadiran Kapolda Riau disambut antusias oleh para siswa. Selain memberikan materi, kegiatan juga diisi dengan aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, Polda Riau mengajak generasi muda untuk menjadi “polisi bagi diri sendiri”, berani melaporkan pelanggaran, menjaga moral, dan peduli terhadap kelestarian alam.