MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Polda Riau Siapkan Tim RAGA Jelang Ramadan

MP, PEKANBARU — Polda Riau resmi menutup Pelatihan Tim RAGA Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di lapangan SPN Polda Riau, Sabtu (14/2/2026). Penutupan dipimpin Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso dan dihadiri KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman, serta para pejabat utama.

Pelatihan gelombang kedua berlangsung pada 9–14 Februari 2026 dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik. Materi yang diberikan mencakup sosialisasi KUHP, penggunaan kekuatan, teknik penangkapan, pertolongan pertama gawat darurat, hingga pertempuran jarak dekat.

Dalam sambutannya, Irwasda Polda Riau menegaskan dinamika keamanan di Provinsi Riau menunjukkan kecenderungan meningkatnya potensi gangguan kamtibmas, mulai dari kejahatan jalanan, kenakalan remaja, hingga premanisme. Pembentukan Tim RAGA dinilai sebagai langkah strategis untuk merespons tantangan tersebut.

“Polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak perubahan sosial yang positif. Tim RAGA dibentuk sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi kehidupan sosial masyarakat secara nyata,” ujar Kombes Prabowo. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan kebijaksanaan dalam penegakan hukum, dengan prinsip proporsionalitas sebagai landasan setiap tindakan di lapangan.

Sementara itu, KA SPN Polda Riau Kombes Pol Indra Duaman menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Riau. Gelombang pertama diikuti 231 personel dan gelombang kedua 244 personel. Total, 475 personel Tim RAGA telah terlatih dan siap diterjunkan.

“Diharapkan Tim RAGA dapat bergerak efektif menekan angka street crime yang meresahkan masyarakat. Kehadiran 475 personel ini merupakan langkah nyata dan respons strategis Polda Riau dalam memberikan rasa aman kepada warga,” kata Kombes Indra Duaman.

Menjelang bulan suci Ramadan, keberadaan Tim RAGA diharapkan memperkuat upaya preventif dan responsif menjaga situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Riau dan Pekanbaru. Kepolisian juga mengimbau partisipasi aktif masyarakat untuk melaporkan potensi gangguan keamanan melalui layanan darurat 110 yang beroperasi 24 jam dan terintegrasi dengan jajaran Polda Riau.

Partisipasi warga melalui pelaporan dini dinilai penting untuk mencegah meluasnya gangguan keamanan sekaligus memperkuat sinergi Polri dan masyarakat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.