MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Pekanbaru Meriah Rayakan Festival Kue Bulan : Merajut Keberagaman Untuk Indonesia Maju

- Dihadiri Walikota dan 2.000-an Warga Suku Tionghoa Pekanbaru

MP, PEKANBARU — Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti perayaan Festival Kue Bulan Bersama atau Zhong Qiu Jie 2576/2025, yang digelar meriah di Pekanbaru, Riau.

Lebih dari 2.000 orang hadir dalam perayaan budaya Tionghoa yang menjadi simbol keharmonisan, kemakmuran dan rasa syukur atas hasil panen.

Ketua Panitia Festival Zhong Qiu Jie 2576/2025, Djohan Oei, menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Ketua LAM Kota Pekanbaru, Ketua FPK Kota Pekanbaru serta pimpinan ormas, lembaga keagamaan dan pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh tamu yang hadir dalam perayaan yang berlangsung penuh semangat dan toleransi.

“Festival Zhong Qiu merupakan tradisi ribuan tahun yang menyimbolkan keutuhan, keharmonisan, kemakmuran dan panjang umur.

Kue bulan yang dibagikan hari ini bukan sekadar makanan, tapi juga lambang kebersamaan dalam keberagaman,” kata Djohan Oei dalam sambutannya.

Festival ini, lanjutnya, bukan hanya digelar sebagai bentuk pelestarian budaya, tapi juga menjadi ruang temu antar komunitas lintas etnis dan agama.

Tahun ini, tema perayaan adalah “Merajut Keberagaman untuk Indonesia Maju” sebagai cerminan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai persatuan yang diwariskan melalui Sumpah Pemuda.

Panitia menyebut acara ini terselenggara atas kolaborasi antar ormas Tionghoa, lembaga pendidikan, dan keagamaan di Pekanbaru.

Perayaan terbuka untuk umum dan dimeriahkan dengan berbagai hiburan serta doorprize menarik dari para sponsor.

“Kami berharap momen ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tapi menjadi penguat tekad untuk terus menjaga persaudaraan dan mempererat rasa kebangsaan, khususnya bagi generasi muda sebagai penerus bangsa,” kata Djohan lagi.

Festival Kue Bulan di Pekanbaru tahun ini menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan yang menyatukan.

Perayaan budaya seperti ini memperkuat narasi bahwa Indonesia yang beragam dapat tetap harmonis dan saling menghargai, tanpa kehilangan jati diri masing-masing.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Agung Nugroho usai mengikuti semarak Festival Kue Bulan, kepada wartawan mengatakan Pemko akan mensupport salah satu tradisi dari Suku Tionghoa ini.

 

“Kami support, dan mudah mudahan tahun depan lebih baik lagi. Lebih meriah lagi dan bisa menyentuh seluruh kalangan Tionghoa yang ada di Pekanbaru,” ucapnya.

Perayaan Festival Kue Bulan Tahun ini begitu meriah dikarenakan suguhan hiburan lagu lagu bernuansa oriental, tarian Nusantara, atraksi Barongsai dan Dragon LED.

Atraksi Dragon LED besutan Vihara Surya Dharma ini begitu mempesona. Sebanyak tujuh penari membawa miniatur Naga yang berkilau.

Pancaran menyerupai lampu neon ini lalu meliuk liuk di atas pentas mengikuti musik memancarkan energi positif.

Di akhir acara tak lupa ada penarikan undian atau door prize menarik dari para sponsorship. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.