MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Kejati Riau Diminta Usut Dugaan Pengemplangan Pajak Kebun Sawit di Rohul

MP, PEKANBARU – Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau diminta mengusut tuntas kasus dugaan korupsi pengemplangan pajak kebun sawit seluas lebih kurang 311 hektare di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Permintaan itu disampaikan Alirman, salah seorang pengunjukrasa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Terpadu Rokan Hulu (AMT Rohul) di gerbang masuk kantor Kejati Riau, Senin (5/9/2022).

Menurut Panglima Hulubalang Hulu Hak Rambah di Lembaga Adat Melayu Rohul ini, kebun sawit ini sudah digarap selama 16 tahun lebih. Namun karena lahannya berada di dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT), ia menduga tidak pernah ditarik pajak ataupun retribusinya.

Selain soal penggelapan atau pengemplangan pajak, massa AMT Rohul ini juga meminta pihak Polda Riau juga turun dan tangkap para mafia tanah yang ada di kampung mereka.

“Ayo ke Rohul dong om Iqbal (Irjen Pol M Iqbal, Kapolda Riau, Red). Ada mafia tanah di dalam kawasan hutan,” ajaknya.

Alirman mengaku, dugaan mafia tanah ini sudah berulang kali dilaporkan ke Polres Rohul.Tetapi hingga kini belum ada progress nya.

Padahal, imbuhhya, mafia tanah ini sudah mengeksploitasi kawasan HPT Kalam Ampaian Bonang yang terletak Di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Rambah Samo.

”Para mafia tanah ini juga memanipulasi SKGR sebagai alas hak untuk menguasai kawasan Hutan Produksi Terbatas Kalam Ampaian Bonang dengan mencatut beberapa nomor SKGR,” ungkapnya.

Alirman menambahkan, pencatutan nama dan pemalsuan tanda tangan dalam pembuatan SKGK/SKGR sesuai dengan pernyataan masyarakat setempat dan pernyataan kepala Desa.

demo mafia tanah rohul2

”Mereka juga membuat koperasi fiktif dalam pengelolaan HPT Kalam Ampaian Bonang dengan nama koperasi Produsen Karya Surau Gading dengan NIK 1407030150097,” katanya lagi.

Oleh sebab itu, Alirman meminta aparat penegak hukum (APH), Kejati dan Polda Riau untuk segera turun ke lokasi dan melakukan pengusutan atas apa yang menjadi tuntutan mereka.

Usai menyerahkan aspirasi mereka kepada perwakilan Kejati Riau, massa AMT Rohul ini pun membubarkan diri dengan tertib. * (DW Baswir)

5 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.