MP, PEKANBARU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi berpamitan dengan masyarakat Riau, usai lebih kurang 2 (dua) tahun 3 (tiga) bulan bertugas di Bumi Lancang Kuning.
Agung Setya Imam Effendi (SIE) selanjutanya dimutasikan sebagai Asisten Operasi (Asops) Kapolri terhitung 17 Desember 2021.
“Lebih kurang 2 tahun 3 bulan saya bertugas di Riau, rasanya membuat saya menjadi bagian yang tidak terpisah dari kehidupan masyarakat Riau. Bahkan Budaya Melayu yang saya pelajari dan jalani, begitu luar biasa sekali,” tuturnya.
Agung SIE menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang mendukungnya selama bertugas di wilayah Riau.
“Saya juga berterima kasih atas kerjasama selama ini dengan seluruh fraksi dan anggota DPRD Riau. Dari tempat ini kegiatan dan aktivitas legislatif berjalan sebagaimana harapan masyarakat. Tapi saya mengingatkan bahwa tujuan besar kita belum tercapai. Kita jangan terjebak dengan kesuksesan-kesuksesan kecil,” ucapnya.
Soal mutasi dan perpisahan merupakan sebuah realita hidup yang mesti dijalani. Disebutkan Agung, ketika Telegram Kapolri keluar dan namanya menjadi salah satu Kapolda di Indonesia dan itu mesti diterima.
‘”Jadi mohon doanya, agar saya bisa menyelesaikan tugas di Mabes Polri yang mana Riau menjadi bagian tidak terpisahkan dari Republik Indonesia,” kata Agung lagi.
Seperti ketahui, Telegram nomor ST/2568/XII/KEP./2021 tanggal 17 Desember 2021 yang ditandatangani oleh AS SDM Irjen Wahyu Widada atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu, jabatan Kapolda Riau yang baru akan digantikan Irjen Pol Muhammad Iqbal SIK MH, yang sebelumnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat. * (DW Baswir)