MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Berusia 242 Tahun, Pekanbaru Genjot Ekonomi 7,91 Persen dan Sabet Rekor MURI Lewat “KolaborAksi”

MP, PEKANBARU — Kota Pekanbaru resmi menginjak usia 242 tahun pada hari ini, Selasa, 23 Juni 2026. Momentum hari jadi tahun ini dijadikan tonggak penguatan komitmen pembangunan melalui tema “Berkolaborasi Menjadi Aksi” dengan tagline “Pekanbaru KolaborAksi”, sebuah gerakan nyata yang mengintegrasikan peran pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat demi akselerasi pembangunan daerah.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius yang baru berjalan sekitar 1 tahun 4 bulan, ibu kota Provinsi Riau ini menunjukkan lompatan performa signifikan di berbagai sektor fundamental.

Lompatan Ekonomi dan Reformasi Fiskal

Indikator makro ekonomi Pekanbaru mencatatkan tren impresif. Pada Triwulan I-2026, pertumbuhan ekonomi kota ini melesat hingga 7,91 persen, berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional.

Lonjakan ini dipicu oleh tingginya konsumsi domestik, iklim investasi yang kondusif, serta masifnya aktivitas usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Sejalan dengan itu, Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi khusus atas tata kelola keuangan daerah Pekanbaru. Pemerintah kota berhasil menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Rp800 miliar menjadi Rp1,2 triliun.

Wawako Markarius Anwar sedang memaparkan tentang pengembangan pembangunan Kota Pekanbaru.

Capaian ini diraih berkat digitalisasi sistem penagihan, penyederhanaan birokrasi perizinan, dan meningkatnya kepatuhan wajib pajak.

Sebagai langkah konkret menekan angka kemiskinan yang kini berada di posisi 3,1 persen, Pemkot Pekanbaru menyalurkan subsidi bunga pinjaman serta bantuan modal usaha bagi wirausaha baru.

Di sektor regulasi harian, pemerintah juga merealisasikan janji politik dengan memotong tarif parkir melalui Perwali Nomor 2 Tahun 2025 menjadi Rp1.000 untuk roda dua dan Rp2.000 untuk roda empat.

Infrastruktur Hijau dan Inovasi Layanan Publik

Pada sektor infrastruktur, Pemkot Pekanbaru memprioritaskan penanganan banjir dan penataan kawasan permukiman.

Sepanjang 7.000 meter jalan lingkungan telah diperbaiki, dibarengi dengan normalisasi drainase secara serentak di 15 kecamatan.

Walikota Pekanbaru Agung Nugroho mengecek langsung perbaikan parit untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

Guna mengatasi persoalan sampah secara sistemik, dibentuk Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di seluruh kelurahan untuk pola pengangkutan harian dari rumah ke rumah. Bersamaan dengan program Green City, Pemko meluncurkan uji coba armada bus listrik sebagai basis transportasi publik masa depan yang rendah emisi, dilengkapi penyediaan fasilitas bus sekolah gratis bagi pelajar.

Untuk mendekatkan akses birokrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan “Mobil AMAN” (Administrasi Mudah, Aman, dan Nyaman). Layanan jemput bola menggunakan armada khusus ini memungkinkan masyarakat mengurus dokumen kependudukan secara langsung di tingkat lingkungan tanpa harus datang ke kantor pusat.

Pesta Rakyat dan Rekor Dunia MURI

Peringatan HUT ke-242 dirayakan melalui 48 rangkaian kegiatan kemasyarakatan yang menyentuh kebutuhan langsung warga. Di antaranya adalah pemutihan denda pajak daerah hingga 31 Agustus 2026, instalasi listrik gratis bagi 2.000 rumah tangga prasejahtera, sunatan massal serta operasional gratis bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) selama tiga hari berturut-turut.

Puncak perayaan ditandai dengan kesuksesan Festival Kue Talam Ketan Durian sepanjang satu kilometer.

Acara yang memadati jalan protokol ini tidak hanya menarik animo ribuan warga, tetapi juga berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori sajian kue talam ketan durian terpanjang di dunia.

Penghargaan ini menjadi simbol keberhasilan dari konsolidasi budaya lokal dan semangat kolaborasi yang diusung oleh pemerintah kota. ** (Adv)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.