MP, PEKANBARU –Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Provinsi Riau sukses menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) 2025 dengan lancar dan kondusif.
Muswillub yang berlangsung di salah satu hotel di Pekanbaru ini berhasil memilih secara aklamasi Dr. (C) Edwin Aditya Nugraha, S.E., M.M., M.H. atau yang akrab disapa Bang Edwin terpilih sebagai Ketua DPW Pekat-IB Riau periode 2025-2030.
Musyawarah ini dihadiri oleh delegasi dari 12 DPD kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Muswillub, Septian Frandika berharap kepemimpinan baru ini dapat memperkuat organisasi dan mengkonsolidasikan pengurus di tingkat daerah.
“Harapan saya setelah terpilihnya Ketua DPW Pekat-IB Riau, organisasi ini bisa berjalan sesuai fungsi dan tugas yang telah ditetapkan, termasuk memperkuat jajaran pengurus di 12 kabupaten/kota di Riau,” ujar Septian.
Dalam sambutannya usai menerima bendera petaka dan berkas sidang dari pimpinan sidang, Bang Edwin menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya.
“Besar harapan saya kita dapat berkolaborasi, bersinergi, dan bergerak dalam satu komando untuk membawa Pekat-IB Riau lebih baik ke depan. Dengan kepengurusan yang definitif, kita bisa mengakomodir gerakan dari tingkat daerah ke provinsi hingga nasional. Mari kita jaga nama baik Pekat-IB Riau dan tetap solid,” tegasnya.
Sebagai organisasi masyarakat yang telah lama berdiri, Pekat-IB dikenal memiliki banyak tokoh berpengaruh di dalamnya, termasuk jenderal-jenderal berbintang yang tergabung sebagai Dewan Penasehat dan Dewan Pembina.
Di bawah kepemimpinan Bang Edwin, Pekat-IB Riau diharapkan dapat berkolaborasi dengan Forkopimda, Polda Riau, dan jajaran pemerintahan lainnya untuk menjaga kedaulatan Riau dan Indonesia secara umum.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat, kegiatan Muswillub ini ditutup dengan aksi sosial berbagi sembako dan takjil bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Rumbai Timur, Pekanbaru.
Langkah ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan Pekat-IB dengan masyarakat serta menunjukkan komitmen organisasi dalam membantu sesama. * (rls/Fadly)