MP, PEKANBARU – Badan Intelijen Daerah (Binda) Riau bersama PT Farika Riau Perkasa, Jumat pagi (22/4/2022) menggelar vaksinasi massal.
Vaksinasi itu diperuntukkan untuk karyawan PT Farika dan keluargaanya serta warga yang berada di sekitar perusahaan industri beton yang terletak di Jalan Kubang Raya, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.
Hadir dalam kegiatan vaksinasi massal itu, Kepala Binda Riau Brigjen TNI Amino Setyo Budi, Direktur Utama PT Farika Riau Perkasa Kamin ST MConstMGT, Kapolsek Tambang AKP Mardani serta perwakilan Camat Tambang.
Kepada wartawan, Kamin menjelaskan total karyawannya sebanyak 259 orang. Rata rata dari karyawan PT Farika Riau Persada sudan vaksin 1 dan 2. Hari ini ada sebanyak 105 karyawan yang mengikuti suntik vaksin 3 atau Booster.
Pihak Binda Riau dibantu Tim tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Kecamatan Tambang sudah menyiapkan sebanyak 250 sampai 300 dosis vaksin.
‘’Mengapa kami adakan vaksinasi Booster, karena sebentar lagi mereka akan libur Idul Fitri. Sudah pasti kalau Lebaran mereka mau mudik. Saya pastikan ke mereka, kalau mau mudik harus vaksin dulu. Kalau ngak, nggak usah mudik,’’ kata Kamin seraya menambahkan, pihaknya berpartisipasi aktif membantu pemerintah untuk mempercepat vaksinasi secara nasional.

Menariknya, bagi warga sekitar yang mengikuti vaksinasi di tenda yang dibangun di sisi barat kompleks PT Farika diberikan paket Lebaran, serta kaum dhuafa dan keluarga kurang mampu.
Kepala Binda Riau Brigjen TNI Amino Setya Budi kepada wartawan mengapresiasi apa yang diinisiasi Kamin bersama karyawannya. Apalagi, diakuinya minat warga untuk vaksin Booster hingga kini masih kurang.
‘’Vaksinasi booster di Riau masih sangat rendah, sehingga kita perlu bersatu dan bekerjasama untuk mempercepat vaksinasi, termasuk dengan perusahaan swasta,” akunya.
Padahal, kata Amino lagi, kegiatan merupakan tanggung jawab moral, tidak hanya di Indonesia, tapi semua masyarakat dunia.
Kendati pun sudah divaksin, saran Amino, masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 dengan menerapkan 5M, yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan, Mengurangi mobilitas dan Mengurai Kerumuman. * (DW Baswir)