MP, SIAK – Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, M.Si, menegaskan komitmennya untuk memastikan proses pemilihan Direktur Utama PT Bumi Siak Pusako (BSP) berjalan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Kamis malam (12/06/2025), Afni menekankan bahwa mekanisme fit and proper test akan menjadi landasan utama dalam seleksi pimpinan perusahaan daerah tersebut.
“Tidak ada penunjukan langsung. Semua dilakukan melalui tahapan seleksi yang objektif dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Saya pastikan tidak akan ada intervensi,” tegas Afni.
Sebagai pemegang saham mayoritas, Pemkab Siak disebut Afni tetap menghormati mekanisme profesional yang telah disusun. Ia menjelaskan bahwa seluruh proses akan dikawal oleh Panitia Seleksi (Pansel) independen yang terdiri dari kalangan profesional.
Bupati yang juga mantan Staf Ahli Menteri LHK itu membuka kesempatan bagi siapa pun dari kalangan profesional yang memenuhi kriteria untuk mendaftarkan diri dalam seleksi.
“Silakan yang memenuhi syarat ikut seleksi. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Bahkan nilai hasil seleksi nanti akan kami umumkan ke publik, agar semua bisa melihat prosesnya berjalan jujur,” ujar Afni.
Ia juga menjawab isu yang beredar mengenai dugaan kepentingan pribadi dalam penunjukan direksi BSP. Dengan tegas, ia menepis tudingan tersebut.
“Saya ini orangnya lurus. Tidak ada urusan pribadi dengan BSP. Saudara saya pun tidak saya izinkan ikut campur. Ini soal tanggung jawab publik,” katanya.
Sempat tertunda akibat belum dilantiknya Bupati definitif, proses pemilihan direktur utama BSP kini dipastikan akan segera dilanjutkan. Afni berharap Tim Pansel bisa menjalankan tugasnya dengan integritas tinggi dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa BSP ke arah yang lebih baik.
“Harapan saya sederhana, agar BSP bisa dikelola secara profesional dan memberi manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Siak,” tutupnya. (Oki)