MP, PEKANBARU — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kabupaten Bengkalis di cabang olahraga woodball. Bertindak sebagai tim tamu pada ajang UKM Woodball UIR Tournament yang digelar pada 24–25 Januari 2026 di Pekanbaru, kontingen Bengkalis justru tampil dominan dan berhasil menyabet Juara Umum I.
Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa “Woodball Kabupaten Bengkalis Bukan ‘Jago Kandang”.
Pada turnamen tersebut, atlet Bengkalis sukses mengoleksi total 3 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Seluruh medali dipersembahkan oleh mahasiswa dan mahasiswi UKM Woodball Institut Teknologi Mitra Gama (ITMG) Bengkalis, yang saat ini tengah dipersiapkan untuk menghadapi seleksi provinsi menuju Kejuaraan Nasional Woodball Mahasiswa di Tangerang.
Rektor ITMG Bengkalis, Candra Surya, M.Kom, mengaku bangga atas perjuangan dan kerja keras para atlet. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga.
“Ini hasil kerja keras atlet dan pembinaan berkelanjutan. Ke depan, ITMG juga siap menjadi tuan rumah Kejurnas Woodball Mahasiswa,” tuturnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Indonesia Woodball Association (IWbA) Kabupaten Bengkalis, Hary Alex Candra, ST., MM, yang juga menjabat sebagai pembina prestasi Woodball Provinsi Riau.
Dia mengaku bangga sekaligus terharu melihat semangat juang para atlet muda Bengkalis.
“Alhamdulillah, meski bertanding di kandang lawan, atlet kita mampu tampil maksimal dan meraih Juara Umum. Ini bukan yang pertama, dan semoga bukan yang terakhir,” ucapnya.
Sejumlah atlet tampil gemilang, di antaranya Nadilah yang meraih emas nomor Single Stroke Putri, Mila Yulia Sari dan Wahyuni di nomor Single dan Double Fairway Putri, serta pasangan Wahyuni–Akifa Nayla di nomor Double Stroke Putri. Raihan medali ini mengantarkan Bengkalis ke puncak klasemen akhir turnamen.
Keberhasilan tersebut menjadi modal penting bagi Bengkalis untuk menghadapi agenda besar olahraga ke depan, termasuk Kejurnas Woodball Mahasiswa Tangerang 2026 serta Porprov Dumai–Siak 2026. Dengan konsistensi pembinaan dan dukungan berbagai pihak, Bengkalis kian menegaskan diri sebagai salah satu lumbung atlet woodball potensial di Provinsi Riau. * (Ricky Fernando)