MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Presiden Jokowi Diminta Pecat Menag Yaqut!

MP, PEKANBARU – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) diminta segera memecat Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Pasalnya pejabat satu ini sering membuat pernyataan yang  kontroversi dan menyudutkan umat Islam.

‘’Pak Menteri Agama kita ini sering membuat heboh. Belum lagi pernyataannya saat di Pekanbaru yang mengumpamakan suara azan dengan gonggongan anjing, kini dia bikin ricuh lagi dengan mengganti logo ‘’Halal’’ dan mengambilalih kewenangan MUI.

Lalu ada lagi, rencananya mau mengundang Paus Paulus di Vatikan untuk datang ke Indonesia,’’ tukas Yana Mulyana, Ketua Gerakan Masyarakat Menuntut Keadilan (GMMK) dalam orasinya di seputaran Bundaran Tugu Keris, Pekanbaru, Jumat (18/3/2022) siang.

Anehnya, imbuh Yana lagi, Menag Yaqut ini hingga kini tidak juga meminta maaf kepada umat Islam, khususnya umat Muslim Pekanbaru.

Pernyataan kontroversi Menag ini untuk Riau bukan saja sewaktu dia kunjungan kerja (kunker) ke Pekanbaru, baru baru ini. Di tahun 2019, Yaqut juga pernah membuat pernyataan di Riau banyak radikalisme. Akibat pernyataannya  itu, Yaqut pernah ditolak ketika berkunjung di Kabupaten Siak, ketika itu.

Padahal, imbuh Ketua GMMK, permintaan aksi kali ini hanya meminta Yaqut untuk meminta maaf. Namun kalau dia tidak mau, pihaknya  akan menempuh jalur hukum, menuntut Yaqut.

‘’Permintaan kami dari gabungan berbagai ormas (Organisasi Kemasyarakatan, Red) Islam hanya sederhana. Silahkan Bapak Menag Yaqut untuk meminta maaf kepada umat Islam, khususnya umat Muslim di Riau. Jika tidak mau, kami minta Bapak Presiden Jokowi untuk memecat Menag,’’ tegas Yana lagi.

Sebelumnya, GMMK juga bersama 7 ormas lain sudah membuat laporan ke Polda Riau. Namun hingga kini belum ada tindaklanjut dari Polda, sehingga rencananya hari ini mereka akan berunjukrasa di Mapolda Riau, yang hanya berjarak lebih kurang 300 meter dari Bundaran Tugu Keris.

Tetapi keinginan itu tidak diizinkan oleh aparat berwenang. Sehingga mereka pun menyampaikan orasi di seputaran bundaran Tugu Keras.

Selain orasi secara bergantian oleh beberapa pimpinan Ormas Islam yang ambil bagian dalam aksi itu, para demonstran juga memajangkan berapa spanduk yang intinya;

‘’Pecat Menag Yaqut!’’, ‘’Jangan Rusak Islam dengan Pernyataan Kontroversi Anda Pak Menag!” , “Semakin Kau Suruh Mengecilkan Suara Azan, Semakin Kuat Suara Kami Melawan Mu Dengan TOA’’ dan yang lainnya. Usai satu jam lebih berorasi, akhirnya perwakilan Polda Riau menjemput mereka untuk berdiskusi di Mapolda Riau.

Diskusi itu nanti dibatasi, hanya diwakili 8 (delapan) pimpinan Ormas yang menggelar aksi damai di Bundaran Tugu Keris, hingga Jumat sore. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.