MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Polda Riau Musnahkan 29,87 Kg Sabu dan 46.783 Butir Ekstasi, Selamatkan 196 Ribu Jiwa

MP, PEKANBARU – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan jaringan internasional di halaman Mapolda Riau, Senin (12/01/2026).

Pemusnahan dilakukan terhadap barang bukti sabu seberat 29,87 kilogram serta 46.783 butir pil ekstasi. Barang haram tersebut merupakan hasil pengungkapan tiga kasus besar peredaran narkotika yang melibatkan tujuh orang tersangka.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Puthu yudha Prawira menjelaskan, tiga kasus tersebut terdiri dari pengungkapan 30 paket besar sabu, 46.783 butir ekstasi, serta 176,45 gram sabu dari jaringan berbeda. Seluruh barang bukti berasal dari jaringan internasional dengan jalur distribusi melalui wilayah Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir.

“Para tersangka berperan sebagai kurir dan pengedar. Mereka menerima barang dari wilayah Dumai dan Rohil, lalu mengedarkannya ke Pekanbaru untuk selanjutnya dikirim ke Provinsi Jambi yang rencananya peryaan tahun baru,” jelasnya.

Para kurir diketahui menerima upah antara Rp20 juta hingga Rp60 juta setiap kali pengiriman berhasil. Pengendali jaringan diketahui berada di luar negeri serta dari dalam Lapas Kelas IIB Jambi. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan terhadap jaringan tersebut.

Dari total barang bukti yang diamankan, Polda Riau memperkirakan sebanyak 196.132 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Sementara nilai ekonomi narkotika yang digagalkan peredarannya mencapai Rp43,9 miliar.

Terhadap para tersangka, penyidik menerapkan Pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider pasal terkait dalam KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.

“Seluruh komunikasi dan aliran dana para tersangka saat ini sedang kami telusuri. Identitas pengendali di luar negeri sudah kami kantongi dan proses pengembangannya terus berjalan,” tegasnya.

 

 

6 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.