MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Mahasiswa Unilak : Bupati Pelalawan Berhasil Promosikan Wisata Bono ke Mancanegara

MP, PEKANBARU – Kritik pengamat politik Saiman Pakpahan yang menyebut kinerja Bupati Pelalawan H Zukri Misran belum tampak visi pembangunannya dibalas kritis oleh mahasiswa Universitas Lancang Kuning (Unilak) Andre Ramadhan.

Dalam siaran pers yang diterima Medium Pos, Jumat (11/3/2022), Andre menegaskan Bupati Pelalawan H Zukri Misran sudah berbuat untuk daerahnya.

Salah satunya di sektor pariwisata. Politisi muda PDIP ini sudah memperkenalkan industri pelancongan, khususnya iven ”Bekudo Bono’’ hingga ke mancanegara.

‘’Apa yang disampaikan Bapak Samian Pakpahan atas pengamatannya terhadap pembangunan yang dilakukan Bupati Zukri Misran terhadap kemajuan daerahnya dan masyarakatnya, saya rasa kelliru. Besar. Berarti bapak (Saiman Pakpahan, Red) tidak pernah ke Desa Teluk Meranti, Pelalawan untuk melihat wisata Bono itu,’’ tukasnya.

Ditambahkan Andre, demi meningkatkan eksistensi wisata ombak Bono ke kancah internasional, Bupati H. Zukri menuangkan ke dalam visi dan misinya ke dalam pembangunan dan peningkatan infrastruktur.

Iven Wisata Bono ini dikemas dengan slogan “Pelalawan Maju”, ungkap Andre.

Selain itu, sambung Andre, untuk menggesa infrastruktur wisata ombak bono Bupati H. Zukri telah menyerahkan proposal kepada Ketua MPR RI dan sejumlah perusahaan swasta yang beroperasi di Pelalawan sebagai bentu dukungan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

“Sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan tidak hanya bersandar pada kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten semata,” sambungnya.

Andre Ramadhan juga menilai Samian Pakpahan tidak melihat latar belakang Bupati H. Zukri Misran, Di mana di kalangan Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Riau H. Zukri Misran diamanahkan sebagai Ketua DPC Kabupaten Pelalawan.

‘’Ini berarti nama Bupati Pelalawan tersebut acapkali mewakili ulama ulama Islam yang ada daerahnya. Sehingga isu H. Zukri merendahkan agama Islam secara otomatis terpatahkan,” pungkas Andre.

Mahasiswa Universitas Lancang Kuning ini menambahkan, para pemimpin muda banyak yang telah menorehkan keberhasilannya saat menjadi kepala daerah.

Peselancar atau surfer profesional dari mancanegara sedang berselancar ombak Bono yang dikenal dengan sebutan ‘Bekodo Bono” di Sungai Kampar, Teluk Meranti, Pelalawan.

“Secara keseluruhan, Riau ini keberhasilannya juga berafiliasi dengan pemimpin muda. Contoh, anak muda yang berhasil adalah Rusli Zainal, mantan Gubernur Riau,’’ kata Andre lagi.

Terlepas atas catatan hitam yang menimpa dirinya, imbuhnya, akan tetapi ketika masa dia banyak terobosan dan peninggalan pembangunan di tengah Masyarakat Riau walaupun kini sebagian besar tampak tidak terawat.

‘’Dan hari ini kita melihat masyarakat Riau merindukan tokoh muda untuk meneruskan estafet tersebut, dan itu bisa saja datang dari Sosok H. Zukri Misran,” tutup Andre.

Sebelumnya Pengamat politik Universitas Riau, Saiman Pakpahan menuding Zukri sejauh ini belum terlihat prestasi menonjol.

“Zukri cuma dari sosok mudanya yang bisa ‘dijual’. Dalam konteks pembangunan selama dia menjabat bupati biasa-biasa saja. Kalau soal dia menepati janji kampanye, ya memang dia harus melakukan itu,” kata Saiman, Selasa (8/3/2022) lalu. * (rls/Marden)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.