MP, PEKANBARU – Missiniaki Tommi, SH mengadukan sejumlah kecurangan yang dilakukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) Rapat Anggota Cabang (RAC) Khusus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Pekanbaru, Sabtu (12/3/2022) lalu.
‘’Intinya, RAC Khusus itu penuh dengan kecurangan. Itu dilakukan OC dan SC-nya. OC dan SC ini berkolaborasi untuk memenangkan salah satu calon ketua,’’ tuturnya dalam perbincangan dengan Medium Pos, Senin malam (21/3/2022).
Dibeberkannya, dari awal ada 87 peserta yang sudah mengisi absen dan sudah ketok palu. Artinya, hanya 87 peserta ini lah yang ikut RAC Khusus.
Namun saat Isoma (Istirahat, Solat dan Makan) dibuka kembali pendafaran peserta RAC Khusus sehingga bertambah sebanyak 13 orang yang diduga suaranya bulat memilih Ketua Terpilih yang sekarang.
Tommi menyebut, untuk lebih detailnya, ia menyarankan menghubungi Zulkifli, SH sebagai Tim Pemenangan sekaligus yang telah melayangkan surat pengaduan kepada
DPP Ikadin dan Dewan Kehormatan Ikadin serta Dewan Wilayah Ikadin Sumbar-Riau.
Di tempat terpisah, Zulkifli, SH membeberkan beberapa tindakan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif serta tidak sesuai dengan mekanisme yang diamanatkan AD/ART Ikadin untuk kepentingan calon Ketua Iwat Endri, SH, MH.
Selain soal registrasi peserta RAC Khusus, panitia atau OC seharusnya menunjuk dan membuka rapat terlebih dahulu. Apalagi awalnya dicetak surat suara dengan 4 (empat) calon ketua. Namun sekitar 10 menit pemilihan dimulai, tiba tiba 2 (dua) calon mengundurkan diri dan menyatakan dukungan kepada Iwat Endri.
‘’SC juga diduga telah melakukan rekayasa pada pelaksanaan RAC Khusus DPC Ikadin Kota Pekanbaru, mulai dari peserta yang memiliki hak suara atau tidak, mengakomondir usulan serta mengusir seorang peserta ruang sidang dengan alasan dia dari OA (Organisasi Advokat, Red) lain tanpa didasari bukti. Korban pengusiran ini pun sudah membuat laporan ke Polda Riau,’’ urai Zulkifli seraya mengatakan masih banyak kecurangan lainnya.
Dia berharap DPP Ikadin, Dewan Kehormatan untuk menanggapi pengaduan mereka dengan melakukan penyelidikan. Zulkifli menyatakan siap untuk memberikan bukti dan saksi terkait pengaduan ini. * (DW Baswir)