MP, PEKANBARU – Dua anak menjadi korban penjambretan usai mengambil uang santunan anak yatim di Kota Pekanbaru, Riau. Aksi pelaku terekam kamera CCTV dan dilakukan seorang diri dengan cara mengincar korban di lokasi sepi.
Peristiwa tersebut menimpa dua kakak beradik berinisial Alim dan Rama saat pulang dari masjid di Jalan Unggas, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru. Kejadian ini berlangsung ketika masyarakat tengah mempersiapkan diri menyambut perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pelaku diduga telah mengikuti korban sejak keluar dari masjid. Dengan modus berpura-pura bertanya, pelaku kemudian merampas amplop berisi uang santunan anak yatim yang dibawa korban.
Aksi itu membuat korban kaget, trauma, dan ketakutan. Peristiwa penjambretan terhadap anak yatim ini pun viral di media sosial dan menuai perhatian luas dari masyarakat.
Kapolsek Bukit Raya Pekanbaru, Kompol David Richardo, mengatakan pelaku menjalankan aksinya dengan cara mengelabui korban.
“Anak ini baru pulang dari masjid setelah mengambil santunan zakat fitrah. Pelaku datang berpura-pura bertanya, lalu menanyakan asal bantuan. Setelah itu, amplop berisi uang langsung diambil. Korban merupakan anak yatim, dengan kerugian sekitar satu setengah juta rupiah. Saat ini korban mengalami trauma,” ujarnya, pada (18/03/2026).
Ia menambahkan, pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran.
Sementara itu, ibu korban, Juminten, mengaku terharu atas perhatian masyarakat yang memberikan bantuan kepada anaknya.
“Saya berterima kasih. Semoga pelaku segera ditangkap,” katanya.
Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, khususnya di tempat-tempat sepi.
Di sisi lain, untuk meringankan beban korban, bantuan dan santunan dari masyarakat mulai berdatangan sebagai bentuk kepedulian terhadap anak yatim tersebut.