MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Dugaan Pengaturan Lelang di PUPR Pelalawan; Lembaga INPEST Minta APH Periksa Pokja

MP, PANGKALAN KERINCI – Lembaga Independen Pembawa Suara Transparansi (INPEST) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) memanggil dan memeriksa Kelompok Kerja (Pokja) terkait dugaan pengaturan lelang di Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan.

Permintaan itu disampaikan Ir. Ganda Mora.M.Si, Ketua Umum INPEST kepada wartawan, Rabu (29/06/22). Dibeberkannya, dugaan pengaturan lelang itu pada proyek atau paket peningkatan jalan di mana pemenang lelang bukan perusahaan dengan penawaran terendah, tetapi malah perusahan yang penawarannya mendekati Owner Estimate (OE).

”Ini tentu menjadi pertanyaan dan patut diduga telah terjadi pengaturan pemenang lelang,” tukasnya.

Ganda menambahkan, dari data yang mereka peroleh, pihak pokja memenangkan perusahaan dengan penawaran tertinggi hampir sama dengan HPS/OE atau hanya membuang 3- 5 persen saja.

”Atas dugaan ini, pihak kejaksaan maupun kepolisian harus memanggil dan memeriksa Panitia Lelang atau Pokja atas dasar apa mereka memenangkan beberapa perusahaan tersebut,” katanya lagi.

Ganda juga menyarankan APH harus melakukan lidik atas dugaan pengaturan pemenang lelang tersebut, karena diduga tidak sesuai dengan Pepres No 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa.

Adapun dugaan pengaturan lelang itu di antaranya, paket pekerjaan;

(1). Peningkatan Jalan Dalam Kota Kopou, Kecamatan Kerumutan dan Jalan Dusun Pematang Tengah Desa Mak Teduh HPS/OE Rp. 7 788.690.642,34. Proyek ini dimenangkan oleh CV. K dengan nilai Rp. 7.769.461.295.09, dengan penawaran ranking 5,

(2). Paket 5 , Peningkatan Jalan Kampung Baru Ukui dan jalan Simpang WKS harga HPS nya sebesar Rp. 7.100.838.702,90 dimenangkan oleh CV. PDP dengan nilai Rp. 6.858.542, 270,14 atau penawaran dengan ranking 9,

(3). Paket 8 Peningkatan Jalan Poros SP 9A- SP 9C Desa Sri Mulya, HPS sebesar Rp. 3.551.832.267,67 dimenangkan oleh perusahaan dengan penawaran ranking 9 dengan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp.3.412.501,315,51,-

(4). Paket 10 Proyek Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan Khusus Kabupaten Jalan Merbau- Sp Merbau, nilai HPS sebesar Rp. 5.707. 704.008.15,- dimenangkan oleh CV. WGS penawaran ranking 9 degan nilai penawaran terkoreksi sebesar Rp.5.644.031.372,28,-

Atas dugaan itu, Lembaga INPEST, imbuh Ganda, segera meyurati Kejari dan Polres Pelalawan untuk segera periksa Pokja bersangkutan. * (DW Baswir)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.