Aliansi Mahasiswa Peduli Desa Bakal Turun ke Jalan: Desak Kejati Riau Periksa Mantan Kades Cipang Kiri Hulu
MP, PEKANBARU – Aliansi Mahasiswa Peduli Desa menyatakan kesiapannya untuk menggelar aksi demonstrasi massal di Pekanbaru.
Langkah ini sebagai bentuk kontrol sosial atas dugaan penyimpangan serius dalam pengelolaan Dana Desa yang berpotensi merugikan keuangan negara di Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Aliansi secara terang-terangan meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk segera memeriksa dan meminta klarifikasi dari mantan Kepala Desa Cipang Kiri Hulu periode 2014–2019 berinisial A.
Sorotan utama tertuju pada sejumlah kegiatan pembangunan dan postur penggunaan anggaran desa yang dinilai janggal serta tidak sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Ahmad Daulay, menegaskan bahwa seluruh rangkaian demonstrasi akan berlangsung secara damai dan konstitusional.
“Kami meminta Kejati Riau segera memeriksa mantan Kades Cipang Kiri Hulu, saudara berinisial A. Kami juga mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap kegiatan yang kami soroti. Jika ditemukan penyimpangan atau kerugian negara yang signifikan, kami meminta agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” kata Ahmad Daulay dengan tegas.
Aliansi menekankan bahwa tuntutan ini bukan merupakan upaya menghakimi pihak tertentu, melainkan bentuk kontrol sosial murni dari elemen mahasiswa.
Seluruh dugaan harus dibuktikan kebenarannya melalui proses pemeriksaan yang objektif, audit forensik yang independen, serta penegakan hukum yang transparan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Riau belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan yang dilayangkan oleh aliansi mahasiswa.
Namun, desakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa di Rokan Hulu memasuki babak baru.** (rls/Marden)