MP, PEKANBARU – Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) memasuki babak baru kepemimpinan organisasi mahasiswa. Syahradi Ramatul secara resmi dikukuhkan sebagai Presiden Mahasiswa (Presma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UHTP untuk periode 2025–2026.
Pelantikan berlangsung di Auditorium Kampus Utama, Jalan Mustafa Sari, Pekanbaru, kemarin pagi (13/1/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Rektor UHTP, Prof. Dr. Syafrani, M.Si., Wakil Rektor III Ahmad Satria Efendi, S.KM., M.Kes., seluruh jajaran dekanat serta perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus. Syahradi akan memimpin bersama Ahmad Dani yang dilantik sebagai Wakil Presiden Mahasiswa.
Dalam pidato pertamanya usai dikukuhkan, Syahradi Ramatul menegaskan bahwa masa kepemimpinannya akan berfokus pada penguatan kolaborasi antara mahasiswa dan pihak universitas. Ia menekankan bahwa posisi Presma bukan sekadar jabatan struktural, melainkan jembatan untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa sekaligus mendukung kebijakan kampus yang progresif.
“Semoga kita dapat bersama-sama membangun lingkungan kampus yang baik, inklusif, dan produktif. Kolaborasi yang kuat antara organisasi mahasiswa dan universitas adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama serta menghadirkan kontribusi positif bagi masyarakat,” ucap Syahradi.
Dengan semangat yang membara, ia juga menyampaikan pesan motivasi kepada para mahasiswa. “Keberuntungan hanya datang kepada mereka yang berani. Fortis Fortuna adiuvat (Nasib membantu orang yang berani). Jangan sia-siakan kesempatan. Kesempatan memang tidak datang dua kali, tetapi ia datang pada mereka yang tidak pernah menyerah.
Organisasi ini adalah wadah membentuk karakter. Bentuk karakter kawan-kawan, selesaikan apa yang sudah kalian mulai. Di kampus ini akan terlahir pemimpin-pemimpin hebat di masa depan. Tetap kokohkan semangat perjuangan!” tegasnya.
Presma periode sebelumnya, Wan Evan Dwi Nugraha, menyampaikan pesan peralihan kepemimpinan. Ia mengucapkan terima kasih dan berharap agar gerakan mahasiswa UHTP terus tumbuh lebih baik. “Jika selama saya menjabat terdapat kekurangan, semoga itu jadi pelajaran berharga untuk kabinet berikutnya,” tutur Evan.
Rektor UHTP, Prof. Dr. Syafrani, M.Si. dalam sambutannya menegaskan betapa vitalnya peran organisasi kemahasiswaan sebagai ruang strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan, etika, dan kepedulian sosial. Dia berjanji pihak kampus akan terus membuka ruang dialog dan kolaborasi.
“Saya menghimbau kepada seluruh pengurus baru untuk bekerja dengan hati, menjunjung integritas. Moral dan etika adalah puncak tertinggi dari suatu pendidikan,” tegas Rektor.

Di kesempatan yang sama, Rektor juga mengungkapkan prestasi kampus yang semakin gemilang. “Tahun ini Universitas Hang Tuah Pekanbaru masuk dalam jajaran kampus unggul, bahkan tahun 2026 ini kita menempati peringkat ke-5 kampus terbaik di Provinsi Riau. Harapannya, mahasiswa sebagai generasi visioner, kritis, dan berkontribusi bagi masyarakat, karena semangat berorganisasi dan keaktifan kegiatan mahasiswa turut mempengaruhi predikat dan akreditasi kampus,” paparnya.
Mengakhiri acara, Rektor mengajak seluruh civitas akademika untuk menjadikan momen pelantikan ini sebagai titik awal lahirnya energi positif, semangat kebersamaan dan karya-karya terbaik demi memajukan nama Universitas Hang Tuah Pekanbaru.
Dengan kepemimpinan baru ini, gerakan mahasiswa UHTP diharapkan dapat semakin solid, berdampak, dan menjadi mitra strategis kampus dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. * (rls/Azfa)