MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Soal Surat Edaran Disdik Kota, Rawa El Amady : Jangan Gegara Target Vaksin; Murid SD Dikorbankan

MP, PEKANBARU – Jangan gara gara target capaian vaksinasi, warga atau khususnya murid murid Sekolah Dasar (SD) yang dikorbankan.

Penegasan itu disampaikan DR M. Rawa El Amady, pengamat Kebijakan Publik kepada wartawan, Rabu (23/2/2022), menanggapi Surat Edaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru yang mewajibkan anak anak Sekolah Dasar (SD) untuk divaksin jika ingin belajar secara tetap muka.

‘’Surat Edaran itu secara administrasi tidak wajib diikuti pihak sekolah. Karena itu tentunya berdasarkan kondisional yang ada di sekolah bersangkutan. Lagipula, sebelumnya ada pernyataan Mas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatakan tidak ada hubungan vaksin dengan aktivitas sekolah,’’ tegasnya.

Ditambahkan Rawa, jika pihak sekolah tetap memaksakan untuk divaksin. Lalu ada kejadian di sekolah, pihak sekolah wajib melaporkannya ke Inspektorat Kota dan Ombudsman.

‘’Karena itu secara administrasi sudah berbeda pendapat antara Mendikbud dengan Kadisdik Kota Pekanbaru. Sehingga itu melanggar. ada akibat lain kepada murid,’’ katanya lagi.

Rawa menyarankan, Disdik Kota tidak boleh memaksakan kehendak secara sepihak hanya untuk mencapai target vaksinasi.

‘’masyarakat tidak boleh dikorbankan hanya karena ingin mencapai target vaksinasi,’’ pungkasnya.

Kendati menimbulkan pro dan kontra, Walikota Pekanbaru DR Firdaus, ST, MT tetap kekuh untuk memberlakukan Surat Edaran tersebut.

Artinya, jika murid SD ingin menjadi peserta didik secara tatap muka, ya, mesti dan harus divaksin! Tujuan surat edaran itu diakui Firdaus unutk percepatan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun.

‘’Agar anak anak bisa cepat kita vaksin secara tuntas. Kita syaratkan kepada sekolah sekolah anak anak yang bisa kita terima sebagai peserta didik tatap muka adalah anak anak yang benar benar sehat dan benar benar bisa kita lindungi,’’ pungkasnya. * (DW Baswir)

8 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.