MP, KAMPAR – Dalam semangat Idulfitri yang penuh kehangatan dan keberkahan, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan bersama Gubernur Riau Abdul Wahid melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ustaz Abdul Somad (UAS) di Rumah Omak Yayasan Pesantren Hj. Rohana, Kampar, Riau, pada Rabu (09/4/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momen penting dalam mempererat tali silaturahmi antara pemimpin daerah dan tokoh agama. Dalam suasana yang sarat nilai kekeluargaan, sinergi antara ulama dan umara tercermin begitu kuat.
Menurut Kapolda, silaturahmi ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menciptakan suasana yang kondusif dan damai di tengah masyarakat.
“Silaturahmi ini merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat ukhuwah islamiyah serta menjaga Kamtibmas yang aman dan sejuk di wilayah Riau,” ujar Irjen Herry.
Keakraban semakin terasa ketika UAS menyambut tamu-tamunya dengan pantun khas Melayu yang disambut gelak tawa dan senyum hangat dari para tamu. Momen unik terjadi saat UAS dan Kapolda saling melempar pantun, mencairkan suasana dengan guyonan ringan namun penuh makna.
“Kalau pergi ke Indramayu, jangan lupa beli klepon. Kalau memang orang Melayu, jangan pantun sambil nengok handphone,” canda UAS disambut tawa hadirin.
Kapolda pun tak mau kalah dalam berbalas pantun:
“Jalan-jalan ke Kota Kuansing, jangan lupa membawa selasi. Terima kasih atas makan siang, cukup sekian dan terima kasih,” ujarnya sembari tersenyum.
UAS kembali membalas, “Kalau toh ke Tembilahan, pergi mencari daun pacar. Insya Allah sudah tiga bulan, pantunnya bisa lancar,” yang kembali mengundang gelak tawa dan tepuk tangan dari para hadirin.
Tak hanya itu, UAS turut memberikan cinderamata berupa buku karyanya yang telah ditandatangani serta kopiah merah khasnya kepada Gubernur dan Kapolda. Para tamu juga mendapatkan buku zikir dan doa sebagai oleh-oleh penuh makna spiritual.
Momen ini menjadi gambaran nyata keharmonisan antara pemimpin daerah dan tokoh agama dalam bingkai silaturahmi Lebaran. Keakraban dan nilai-nilai kebersamaan yang terjalin menjadi energi positif untuk mewujudkan Riau yang damai, sejuk, dan religius.(Oki)