Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar Bela Palestina di Pekanbaru, Ust. Husein: Kita Tak Butuh Air Mata, Tapi Konsistensi!
MP, PEKANBARU — Ribuan warga memadati kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Minggu pagi, dalam sebuah aksi solidaritas yang menggema: Tabligh Akbar Bela Palestina.
Dalam orasi utamanya, Ustadz Muhammad Husein Gaza menyerukan pesan tegas dan emosional: perjuangan rakyat Palestina tak butuh air mata, melainkan aksi nyata dan konsistensi dari umat.
“Kita sedih, kita menangis—itu manusiawi. Tapi ketahuilah, air mata kita tak cukup. Yang dibutuhkan Gaza adalah semangat dan keteguhan kita dalam mendukung perjuangan mereka,” ucap Husein dari atas panggung utama, disambut takbir dan tepuk tangan dari massa yang memadati jalanan.
Acara yang diawali dengan long march dari halaman Masjid Nurul Falah ini tak hanya menjadi forum keagamaan, tapi juga ruang ekspresi dan solidaritas.
Sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, ustadzah, hingga seniman tampil menyuarakan dukungan melalui orasi, puisi, dan musik bertema perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam pidato yang penuh semangat dan muatan sejarah, Ustadz Husein mengingatkan peran penting Palestina dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
“Bangsa Palestina adalah yang pertama mengakui kemerdekaan kita. Maka tak pantas jika kita diam saat mereka dijajah dan dibombardir,” ujarnya.
Dia juga mengutip amanat konstitusi, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa, termasuk bangsa Palestina yang hingga kini masih hidup di bawah blokade dan ancaman kekerasan. “Ini adalah warisan konstitusi, warisan para pejuang, titipan yang harus kita jaga,” tegasnya. * (DW Baswir)