MP, PEKANBARU– Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut kelangkaan minyak goreng (migor) yang terjadi saat ini dikarenakan masalah distribusi.
‘’Oleh sebab itu, kita datang ke sini (Pekanbaru, Red) untuk melihat distribusinya,’’ katanya saat meninjau Pasar Murah di halaman Pelindo, tak jauh dari Pasar Bawah, Kamis (24/2/2022).
Dalam kunjungan itu, Menko Perekonomian didampingi Gubernur Riau H Syamsuar yang baru saja sembuh dari Covid-19 ini serta beberapa pengurus Partai Golkar dan organisasi sayapnya.

Airlangga merasa yakin persoalan kelangkaan migor ini di Riau cepat teratasi. Apalagi Provinsi Riau merupakan produsen dan pengekspor CPO (crude palm oil) atau minyak kelapa sawit.
Pasar murah yang ini menyiapkan stok yang banyak. Komoditi ini dijual dalam bentuk kemasan dan curah. Masing masing nya dijual Rp10.500,- per liter untuk minyak curah dan Rp11.500,- per liter untuk migor kemasan. * (DW Baswir)