MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Karhutla Terjadi di Sejumlah Wilayah Riau, Pemadaman Terus Dilakukan

MP, PEKANBARU – Tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah titik di Provinsi Riau, Kamis (12/3/2026). Operasi pemadaman dilakukan oleh tim Manggala Agni di beberapa daerah operasi (Daops) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian, mengatakan hingga hari ini tim di empat Daops Manggala Agni, yakni Daops Pekanbaru, Siak, Dumai dan Rengat masih terus melakukan pemadaman serta patroli pencegahan di lapangan.

Di wilayah Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, kebakaran terjadi di area APL dengan luas sekitar 15 hektare dan telah memasuki hari keempat pemadaman lanjutan.

Sementara itu di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, kebakaran terjadi di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dengan luas sekitar 15 hektare dan saat ini memasuki hari ketiga proses pemadaman.

Pemadaman juga masih berlangsung di Desa Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, yang berada di kawasan Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK).

Di wilayah Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, kebakaran seluas sekitar 7 hektare di area APL kini memasuki tahap mopping up atau pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Sementara itu di Desa Tanjung Pidada, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, kebakaran seluas 13,05 hektare yang terjadi di area APL dilaporkan telah berhasil dipadamkan setelah tiga hari penanganan.

Di Kabupaten Pelalawan, pemadaman masih terus berlangsung di Desa Pulau Muda dan Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti. Hingga saat ini luas lahan yang terbakar di Desa Pulau Muda masih dalam proses pendataan.

Ferdian menjelaskan, proses pemadaman di lapangan menghadapi sejumlah kendala. Di antaranya kondisi bahan bakar alami berupa vegetasi yang melimpah dan kering, ketersediaan sumber air yang semakin menipis, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Selain itu, beberapa titik kebakaran berada di lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau, sehingga tim harus menggunakan kendaraan air untuk mencapai area pemadaman.

“Selain pemadaman, tim di empat Daops juga terus melaksanakan patroli pencegahan untuk deteksi dini dan mempercepat respons penanganan. Sosialisasi kepada masyarakat juga terus dilakukan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Ferdian.

 

56 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.