MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

BKO Polda Riau Gerak Cepat di Agam, Tim Temukan Banyak Jenazah

MP, AGAM– Ratusan personel Polda Riau yang diperbantukan untuk penanganan bencana di Sumatera Barat akhirnya tiba dan langsung bergerak cepat di Kabupaten Agam. Mereka dikerahkan untuk membantu proses pencarian serta evakuasi korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir pekan lalu, Senin (01/12/2025).

Sebanyak 290 personel Brimob dan Samapta Polda Riau mulai menyisir sejumlah titik terdampak, terutama di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, salah satu kawasan yang mengalami dampak terparah. Mereka bergabung bersama Polda Sumbar, TNI, Basarnas, dan berbagai unsur lain dalam operasi SAR besar-besaran.

Di lapangan, tim gabungan telah menemukan beberapa jenazah korban bencana. Dari rekaman video, tampak sejumlah jenazah dievakuasi dalam kondisi mengenaskan, sebagian tertutup lumpur dan tertimbun material longsor. Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi medan yang masih labil.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan sebelumnya telah memastikan bahwa personel yang dikirim memiliki kemampuan khusus di bidang SAR, evakuasi, dan penanganan kedaruratan. Selain personel, dua unit ekskavator telah lebih dulu tiba untuk membuka akses yang tertutup material longsoran.

Tak hanya tenaga, Polda Riau juga mengirim bantuan logistik menggunakan lima truk yang membawa kebutuhan pokok, makanan siap saji, perlengkapan bayi, obat-obatan, selimut, hingga peralatan tanggap darurat.

Dalam waktu dekat, Polda Riau akan mengirim 34 psikolog dari Biro SDM serta sejumlah akademisi psikologi dari berbagai kampus di Riau untuk memberikan trauma healing bagi para pengungsi, terutama anak-anak.

“Ini duka kita bersama, dan kita hadir untuk saling menguatkan bahwa kita adalah saudara,” ujar Irjen Herry Heryawan.

Hingga hari ini, kondisi di Palembayan masih memprihatinkan. Sebagian akses jalan terputus akibat longsor, beberapa jembatan rusak, dan aliran listrik belum sepenuhnya pulih. Warga pun masih bertahan di posko-posko pengungsian sambil menunggu bantuan tambahan.

Sementara itu, tim SAR gabungan terus bekerja tanpa henti meski cuaca sesekali turun hujan. Mereka berupaya mempercepat pencarian korban dan meminimalisir risiko akibat potensi longsor susulan.

 

 

5 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.