MP, PEKANBARU – Didemo puluhan wartawan atau jurnalis pro lingkungan, Kapala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kadis LHK) Provinsi Riau Ma’mun Murod mengaku sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) Covid-19 di rumahnya.
“Mohon maaf Pak Kadis (Ma’mun Murod, Red) tidak ada di ruangannya karena sedang isoman,” kata Agus Suryoko, Kabid Penindakan Dinas LHK (DLHK) Riau, Jumat (4/3/2022).
Ditanya kapan Kadis LHK masuk kantor, Kepala Polisi Kehutanan (Polhut) Agus ini tidak dapat memastikannya. Pun, ketika pendemo sejak kapan Murod terdampak positif Covid-19, ia mengatakan tidak tahu persis.
Oleh karena tidak dapat berjumpa langsung dengan Kepala DLHK Riau, para pendemo mengancam akan kembali melakukan aksi yang sama pada Senin (7/3/2022) lusa untuk mempertanyakan mengapa orang nomor satu di Dinas LHK Riau ini memblokir nomor WhatsApp (WA) beberapa wartawan yang ingin konfirmasi dengan mereka.
Kooordinator Aksi Solidaritas Jurnalis Pro Lingkungan Betty Rotua Purba keterangannya, menerangkan kegiatan demonstrasi ini terpaksa dilakukan, karena menjadi korban atas tindakan Kepala LHK Riau Ma’mun Murod.
‘’Apa yang dilakukan Pak Murod ini mencerminkan sikap tidak profesionalnya dia selaku pejabat publik. Padahal Gubernur Riau, Pak Syamsuar baru buru ini memperoleh penghargaan dari Komisi Informasi Daerah karena beliau terbuka jika diwawancara terkait kewenangannya,’’ pungkasnya.
Jika Murod tetap kekuh menutup akses informasi untuk wartawan terkait tugasnya sebagai Kepala DLHK Riau, sebaiknya Gubernur Riau Syamsuar segera mengganti pejabat bersangkutan.

Pengakuan beberapa wartawan yang diblokir WA nya oleh Kepala DLHK Riau karena mereka mengonfirmasikan perkara;
(1). Tindak lanjut atas kasus suap Rp 50 juta terhadap penangkapan alat berat di Bukit Betabuh Kuansing.
(2). Upaya hukum yang telah dilakukan Gakhum DLHK terhadap kasus ilegal logging dan pembukaan lahan di kawasan hutan selama ini,
(3). Apakah kasus yang ditangani Gakhum DLHK sudah di proses APH atau mampet di meja Kadis DLHK dan Gakhum DLHK.
(4). Giat adopsi pohon yang diketahui dan ditandatangani Ma’mun Murod sudah sampai dimana karena dana untuk giat tersebut sudah diterima pejabat bersangkutan. * (DW Baswir)