MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Road to Bhayangkara Run 2026 Diikuti Ratusan Pelari, Gaungkan Tagline “Riau Lawan Karhutla”

MP, PEKANBARU – Polda Riau menggelar Road to Bhayangkara Run 2026 dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri, Minggu (21/6/2026). Kegiatan yang dimulai dari Mapolda Riau di Jalan Pattimura, Pekanbaru, itu diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk komunitas difabel.

Road to Bhayangkara Run menjadi rangkaian pemanasan menuju Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026. Event tersebut diproyeksikan menjadi ajang lari terbesar di Sumatera dengan jumlah peserta mencapai 15.080 orang dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Mengusung tagline “Riau Lawan Karhutla”, RBR 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga kampanye bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjadi ancaman tahunan di Provinsi Riau.

Ketua Panitia RBR 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, mengatakan persiapan pelaksanaan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen. Seluruh tiket peserta telah terjual dan pendaftaran resmi ditutup.

“Persiapan sudah hampir pasti. Sampai saat ini sekitar 90 persen sudah siap. Tiket yang terjual mencapai 15.080 peserta, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pendaftaran juga sudah ditutup dan sekarang kami fokus mempersiapkan seluruh kebutuhan pada hari pelaksanaan,” ujar Kombes Daniel.

Ia menjelaskan kategori lari 5 kilometer masih menjadi favorit peserta. Namun, terjadi peningkatan signifikan pada kategori 10 kilometer dan 21 kilometer dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ini menunjukkan kualitas dan stamina para pelari semakin meningkat sehingga banyak yang beralih ke kategori yang lebih tinggi,” katanya.

Menurut Kombes Daniel, peserta internasional yang akan mengikuti RBR 2026 didominasi pelari dari sejumlah negara di Afrika yang sebelumnya juga pernah berpartisipasi pada ajang serupa.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan Riau Bhayangkara Run bukan sekadar kegiatan olahraga, melainkan gerakan kolektif untuk membangun kesadaran menjaga alam dan lingkungan.

“Ini bukan hanya tentang berlari. Setiap langkah yang kita lakukan menjadi simbol kesehatan, kebersamaan, dan kolaborasi. Tahun ini kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan di Provinsi Riau,” ujar Irjen Herry.

Menurutnya, tagline “Riau Lawan Karhutla”menjadi semangat utama yang diusung dalam pelaksanaan RBR 2026. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak menyatukan langkah dalam upaya pencegahan karhutla serta pelestarian ekosistem dan satwa liar khas Riau.

“Kita ingin membangun mindset masyarakat agar selalu melindungi alam dan lingkungan. Menjaga ekosistem yang ada di Provinsi Riau, termasuk gajah, harimau, dan berbagai kekayaan hayati lainnya. Kita berdoa karhutla bisa ditekan semaksimal mungkin, bahkan kalau bisa tidak terjadi sama sekali pada tahun ini,” katanya.

Dengan dukungan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas difabel, Riau Bhayangkara Run 2026 diharapkan menjadi ajang olahraga yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus menggaungkan pesan kuat bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

Melalui semangat “Riau Lawan Karhutla”, setiap langkah pelari diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam Bumi Lancang Kuning.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.