MP, PEKANBARU — Kepolisian Daerah Riau bersama Bulog menggelar kegiatan Bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri secara serentak menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan ini, sebanyak 23 ton beras SPHP disalurkan kepada masyarakat bersama sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya.
Kegiatan bazar murah tersebut dilaksanakan di Kantor Bulog Provinsi Riau dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, didampingi para pejabat utama Polda Riau serta pimpinan wilayah Bulog Riau–Kepulauan Riau.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama Bulog untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran.
Menurutnya, dalam kegiatan ini Polda Riau mendistribusikan sebanyak 23 ton beras SPHP, 6.040 liter Minyak Kita, serta 1.300 kilogram gula melalui 12 Polres dan Polresta jajaran di wilayah Riau.
“Estimasi penerima manfaat dari kegiatan ini mencapai lebih dari 2.350 orang,” ujar Pandra, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya pada periode Agustus hingga Desember 2025, Polda Riau juga telah menyalurkan bantuan pangan dengan capaian mencapai 158 persen atau sekitar 5.214 ton dari target awal yang ditetapkan.
Meski demikian, Polda Riau mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam distribusi pangan murah, terutama di wilayah yang memiliki kondisi geografis cukup jauh seperti Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti.
“Kami terus mengupayakan solusi strategis agar distribusi pangan murah ini dapat menjangkau seluruh wilayah hingga ke pelosok,” jelasnya.
Menjelang Idulfitri yang tinggal sekitar sepekan lagi, Polda Riau bersama berbagai instansi terkait seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan juga akan memperketat pemantauan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional maupun pasar modern.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan barang serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah di akhir Ramadan dan menyambut Idulfitri dengan tenang tanpa terbebani kenaikan harga bahan pokok,” tegas Pandra.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakapolda Riau juga menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebagai tanda dimulainya penyaluran bantuan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolresta Pekanbaru, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, serta jajaran pimpinan Bulog wilayah Riau–Kepulauan Riau.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah dan aparat berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah sekaligus menjadi salah satu upaya pengendalian inflasi daerah di Provinsi Riau.