MP, INHIL – Kebakaran hebat melanda pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia di Dusun Pao Nilo, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (02/01/2026). Kobaran api terlihat membumbung hingga belasan meter ke udara dan sempat mengancam pemukiman warga serta jalur Lintas Timur Sumatera.
Peristiwa tersebut terekam dalam video amatir warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman terlihat api besar menyala dari area pipa gas yang berada di lokasi terbuka, tidak jauh dari permukiman penduduk dan badan jalan. Sejumlah warga terdengar panik dan berupaya menghubungi pihak berwenang.
Akibat kebakaran ini, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan medis. Selain itu, lima unit rumah warga mengalami kerusakan parah, satu unit truk turut terdampak, serta kendaraan yang melintas sempat mengalami paparan panas dari kobaran api.
Kepala Pelaksana BPBD Indragiri Hilir, Raja Arliansyah, mengatakan pipa gas tersebut merupakan jalur distribusi gas dari Sumatera Selatan menuju Dumai, Riau.
“Pipa gas ini melintas di jalur Lintas Timur Sumatera dan berada cukup dekat dengan pemukiman warga. Begitu mendapat laporan, BPBD Provinsi Riau langsung berkoordinasi dengan pihak PT Trans Gas Indonesia yang kantornya berada di Belilas. Tim perusahaan juga sudah meluncur ke lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjauh dari area pipa gas demi keselamatan bersama.
“Sebagian besar lokasi pipa memang dekat dengan pemukiman, sehingga kami mengimbau warga agar menjauh dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Kebakaran ini juga menyebabkan kemacetan panjang di jalur Lintas Timur Sumatera. Proses pemadaman api membutuhkan waktu lebih dari 16 jam hingga akhirnya berhasil dikendalikan.
Kapolsek Kemuning, Kompol M Simanungkalit, menyampaikan bahwa kondisi di lokasi kini sudah aman dan kondusif.
“Saat ini api sudah mulai meredup dan berhasil dipadamkan. Jalur Lintas Timur Sumatera juga sudah kembali dibuka dan arus lalu lintas mulai lancar,” jelasnya.
Sabtu pagi, kebakaran akibat kebocoran pipa gas PT Trans Gas Indonesia tersebut dinyatakan padam sepenuhnya. Hingga kini, penyebab pasti terjadinya kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.