MP, PEKANBARU — Tim Manggala Agni dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Provinsi Riau, Sabtu (14/03/2026).
Berdasarkan laporan terbaru, operasi pemadaman dilakukan di beberapa daerah operasi (Daops) yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota di Riau. Sebagian besar lokasi masih dalam tahap pemadaman lanjutan guna memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Di wilayah Daops Pekanbaru, pemadaman lanjutan dilakukan di Jalan Niaga dan Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar Regency. Selain itu, pemadaman juga berlangsung di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung.
Sementara itu, di wilayah Daops Dumai, tim melakukan pemadaman lanjutan di Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis . Operasi serupa juga berlangsung di Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai serta di Kelurahan Tasik Serai Timur, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.
Untuk wilayah Daops Siak, pemadaman darat dilakukan di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak Regency. Saat ini kondisi api dilaporkan telah padam dan memasuki tahap pendinginan hari kedua.
Sedangkan di wilayah Daops Rengat, pemadaman lanjutan masih berlangsung di beberapa titik di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, tepatnya di Kelurahan Pulau Muda, Kelurahan Gambut Mutiara Meranti, serta Desa Pangkalan Terap.
Selain pemadaman darat, tim juga melakukan tindak lanjut hasil patroli udara untuk memperkuat penanganan di lapangan. Satu regu personel Daops Siak diterjunkan sebagai bantuan kendali operasi (BKO) ke lokasi kebakaran di Teluk Makmur, Dumai.
Petugas juga menyiapkan pengiriman satu regu Daops Siak menuju lokasi baru di Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir. Dukungan personel tambahan juga disiapkan dari luar daerah, yakni satu regu Manggala Agni dari Daops Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara serta satu regu dari Daops Bukit Tempurung, Jambi yang dijadwalkan berangkat menuju lokasi kebakaran di Rokan Hilir.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan pihaknya terus mengerahkan personel dan memperkuat koordinasi lintas daerah untuk mempercepat pengendalian kebakaran.
“Tim di lapangan terus bekerja melakukan pemadaman dan pendinginan agar api tidak kembali menyala. Kami juga menambah kekuatan personel dari beberapa daerah operasi untuk mempercepat penanganan, terutama di wilayah yang masih terdeteksi titik panas,” ujar Ferdian.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu kebakaran.
“Peran masyarakat sangat penting dalam mencegah karhutla. Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” tambahnya.