MP, PEKANBARU – Ketua Majelis Permusyawaratan Pusat (MPP) sekaligus pendiri Partai Pelita Prof. K.H. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, M.A., Ph.D., atau dikenal dengan sapaan akrab Din Syamsuddin diagendakan membuka Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Riau.
Rakorwil DWP Partai Pelita Riau selama 2 (dua) hari tersebut akan adadakan di Hotel Grand Suka Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru. Bagi Din Syamsudin ini merupakan kunjungan kerja (kunker) perdananya setelah mendirikan Partai Pelita.
Dalam arahannya, Din Syamsuddin yang didampingi Ketua Umum DPP Pelita Benny Pramula, Sekjen DPP Pelita Tan Toufik Lubis, dan pengurus lainnya, Ketua PP Muhammadiyah dua periode ini mengatakan Partai Pelita hadir sebagai partai alternatif atau partai pengganti untuk menjawab harapan anak bangsa yang merasa gelisah bahkan jenuh akan kondisi saat ini.
“Pelita ini hadir sebagai partai alternatif, yaitu partai pengganti yang nasional dan religius. Sebagai pertai pengganti, maka Partai Pelita harus mampu mengedepankan kepentingan masyarakat yang dimulai dari perekrutan kader yang bermoral. Jika sudah bermoral, tentu tidak akan mau melakukan hal yang tidak baik,” kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2014-2015 kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).
Selaku pendiri Partai Pelita, Din Syamsuddin juga menyadari pentingnya mendengarkan aspirasi dan suara kaum millenial yang bersifat aktif, kreatif dan inovatif. Saat ini, tak kurang 60-70 persen suara generasi millenial akan mewarnai demokrasi Indonesia.
“Selain pentingnya mengedepankan moral, mendengarkan suara para millenial ini juga menjadi prioritas bagi Partai Pelita, karena itu pula kita memilih Ketum dan Sekjen DPP Pelita dari anak muda yang berprestasi dan berkiprah hingga level internasional,” ungkap Din Syamsuddin.
Dalam kesempatan tersebut, Din yang sebelumnya juga menjadi pembicara dalam Tabliq Akbar dalam rangka silaturrahmi kader Muhammadiyah Kabupaten Kampar dan pembicara dalam silaturrahmi DPW Badan Koordinasi Mubaliqh Indonesia (Bakomubin) Riau ini juga mengakui akan meminta izin Allah SWT agar Partai Pelita dalam mottonya mengusung 3 M, yakni Moral, Millenial dan Mencari Ridho Allah.
“Pelita akan mengusung 3 M seperti yang saya katakan tadi, M pertama Moral, M kedua Millenial dan M ketiga adalah Mencari Ridho Allah. Namun untuk yang ketiga ini saya akan minta izin dulu kepada sang Khaliq, karena dalam kegiatan politik ini, jika yang dijalankan mendapat izin dan ridho-Nya, maka semua yang dilakukan akan berjalan dengan baik,” ucap Din yang juga didampingi istrinya Rasdha Diana. * (Marden)