MP, PEKANBARU – Road To Cafe ( RTC ) Vol. 32 dengan tema “Anarki” (Anti Narkoba dan Kriminalitas) yang diselenggarakan di Raun-Raun, Kampung Musisi mengundang Dedi Harianto Lubis Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila Pekanbaru menjadi narasumber di kegiatan tersebut.
Pada kesempatan ini Dedi Harianto Lubis menyampaikan Pemuda Pancasila akan memberikan bantuan hukum secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan.
‘’Ini merupakan kegiatan yang sangat positif dan harus terus dilaksanakan mungkin bisa lebih sering diadakan agar anak-anak muda mempunyai wadah untuk berekspresi dan menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba,’’ kata pria yang akrab disapa ‘’Boy’’ ini.
Ditambahkannya, ini bisa dijalankan dengan melibatkan banyak kelompok anak muda dan organisasi-organisasi yang memang bisa menjadi sarana untuk mengkampanyekan kegiatan-kegiatan positif perang terhadap narkoba seperti yang dilakukan Kampung Musisi ini.

Selain Dedi Harianto Lubis, turut hadir Sekretaris MPC PP Pekanbaru Suhermanto, SH., MH, Komandan Koti Safril Jambak dan organisasi sayap PP seperti Badan Buruh dan Pekerja (B2P3), Sapma MPC PP, Badan Pengusaha PP PAC se Kota Pekanbaru serta Riders Motor MPC PP Pekanbaru,
Lalu tampak pula Ketua PAC PP Senapelan, Aidil Srikandi MPC PP Pekanbaru, Yona Ewiska, Sekretaris Peranan Wanita MPC Kota Pekanbaru serta Maya Wulansari, S.Ip., Ketua Peranan Wanita MPC PP Pekanbaru yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah di SDIT Iskandar Muda.
Di tengah kegiatan, Pelindung Kampung Musisi Romy Saleh Damanik memasangkan Tanjak kepada Dedi Harianto Lubis sebagai bentuk penghormatan telah bersedia meluangkan waktu menjadi salah satu narasumber dikegiatan Kampung Musisi.
Di waktu yang sama, Kepala Suku Kampung Musisi juga memasangkan Tanjak Kepada Dewan Penasehat Kampung Musisi Om Dedi, suami dari Ibu Suri Kampung Musisi Nyai Sundari dan ayah dari Aca yang menjadi dirigen di saat membawakan lagu Indonesia Raya.
‘’Kampung Musisi mendapatkan kejutan atas kehadiran sosok yang penuh kharisma dan mentor yang baik Kampung Musisi yaitu Bang Boy Cempaka Putih.
Terus dan lanjutkan, jangan lelah dan menyerah untuk tetap menyuarakan Berkarya Tanpa Narkoba, Cempaka Putih terus mendukung apapun hal positif yang dilakukan oleh Kampung Musisi,’’ kata Romy Saleh Damanik.
Pada kesempatan ini para warga Kampung Musisi juga dibantu oleh seorang Drummer muda Budi Santoso warga Desa Sungai Simpang Dua yang dikepalai oleh Rio Ari Kusuma, SH., yang juga menjabat sebagai Duta Anti Narkoba dari Kampung Musisi untuk Kabupaten Kampar.
Selain itu, Penyuluh Ahli Madya Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat ( P2M ) BNNP Riau Dra. Yeri Endriyeni menuturkan, kegiatan yang dikemas Kampung Musisi sangat bagus.
‘’Kegiatan ini kalau bisa rutin diadakan. Sangat menarik dan bisa memotivasi anak-anak muda untuk lebih giat lagi perang terhadap narkoba,’’ tambahnya.
Namun dia juga mengusulkan kegiatan seperti ini jangan hanya terfokus pada satu tempat saja. Tentunya bisa di tempat lain yang rawan terhadap narkoba. ‘’Sehingga masyarakat bisa bersinergi dengan pergerakan yang dilakukan Kampung Musisi dan niat yang ingin kita capai bahwa perang terhadap narkoba bisa terealisasi,’’ tutupnya. * (rls/ DW Baswir)