MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Anak Harimau Sumatera Dievakuasi Usai Mangsa Ternak Warga Pelalawan

MP, PELALAWAN – Seekor anak Harimau Sumatera berhasil diamankan petugas setelah kerap memangsa ternak warga di wilayah Tanjung Pulai, Kabupaten Pelalawan, Riau. Satwa dilindungi tersebut sebelumnya sempat membuat warga resah karena beberapa kali muncul hingga mendekati permukiman dan teras rumah warga.

Kemunculan harimau di kawasan permukiman Tanjung Pulai dilaporkan terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Warga menyebut satwa liar tersebut memburu kambing peliharaan hingga mendekati rumah penduduk. Berdasarkan laporan masyarakat, terdapat tiga ekor harimau yang terlihat di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau bersama tim gabungan segera melakukan upaya mitigasi konflik satwa dengan manusia. Petugas memasang kandang jebak atau box trap di lokasi yang diduga menjadi jalur lintasan harimau.

Namun, harimau kembali dilaporkan memangsa kambing milik warga yang berada di dalam kandang, tepatnya di sekitar simpang tiga jalan menuju Desa Pulau Muda.

Keesokan harinya, tim kembali memasang kandang jebak di sekitar lokasi temuan ternak yang diterkam. Sisa ternak yang dimangsa dimanfaatkan sebagai umpan untuk menarik satwa tersebut masuk ke dalam perangkap.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada malam hari sekitar pukul 21.50 WIB, saat tim melakukan monitoring, seekor harimau terpantau masuk ke dalam kandang jebak dan berhasil diamankan.

Kepala Bidang Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Ujang Holisudin, mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan satwa yang tertangkap merupakan anak harimau sumatera berjenis kelamin betina dengan usia kurang dari satu tahun.

“Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi harimau sehat, namun terlihat relatif kurus. Satwa kemudian dievakuasi ke lokasi yang telah ditetapkan untuk pemantauan dan pemulihan kondisi,” ujarnya, Pada Kamis (12/03/2026)

Saat ini, anak harimau tersebut telah dibawa ke pusat penyelamatan satwa untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut sebelum nantinya dipertimbangkan untuk dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Petugas juga menyebut lokasi perkampungan warga berada dalam area jelajah harimau di kantong habitat Kerumutan. Hingga saat ini, tim masih melakukan pemantauan di lapangan karena dua ekor harimau lainnya yang dilaporkan warga belum ditemukan.

 

 

55 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.