MP, ROKAN HILIR – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rokan Hilir menggelar tes kadar alkohol bagi pengemudi serta ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dalam rangka Operasi Keselamatan Lancang Kuning (LK) 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (3/2/2026) sore, mulai pukul 15.30 hingga 17.00 WIB, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Riau–Sumatera Utara, tepatnya di depan Kantor UPT PKB Dinas Perhubungan, Simpang Mutiara, Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Rokan Hilir, AKP Luthfi Indra Praja, S.Tr.K., S.I.K., dengan melibatkan personel Satlantas Polres Rohil, Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hilir, serta Jasa Raharja Ujung Tanjung.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan kadar alkohol terhadap pengemudi angkutan umum dan barang menggunakan alat Drager Alcotest melalui sampel napas. Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan, seperti SIM, STNK, izin trayek, serta kartu uji kendaraan atau STUK.
Ramp check turut dilakukan untuk memastikan kelayakan teknis kendaraan, meliputi sistem pengereman, wiper, klakson, spion, alat pemadam api ringan (APAR), alat pengukur kecepatan, sistem penerangan, kondisi ban, hingga badan dan dimensi kendaraan.
Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 15 pengemudi yang menjalani tes kadar alkohol seluruhnya dinyatakan negatif atau nol persen alkohol. Sementara itu, dari hasil ramp check, tujuh unit kendaraan angkutan barang dinyatakan laik jalan. Untuk kendaraan angkutan umum jenis microbus, dari delapan unit yang diperiksa, tujuh unit dinyatakan laik jalan dan satu unit diberikan catatan untuk dilakukan perbaikan.
Kasat Lantas Polres Rokan Hilir, AKP Luthfi Indra Praja, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif dan preemtif kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan selama Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi aman dan laik jalan, sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.