MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Program Penurunan ”Stunting” PT RAPP Jangkau 131 Desa di Riau

MP, PANGKALANKERINCI – Program penurunan angka Stunting PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) telah menjangkau 131 desa di Provinsi Riau.

Demikian disampaikan Koordinator Program Kesehatan CD RAPP, Purwowidi Astanto kepada wartawan, Minggu (18/6/2022) di Pangkalan Kerinci.

Menurut dia, pihaknya selaku perusahaan swasta aktif mendukung program prioritas pemerintah tersebut menurunkan angka stunting (balita menderita gizi buruk) sebesar 50 persen di Provinsi Riau, di mana tercatat 16.275 orang atau 10,9 persen dari jumlah balita stunting pada tahun 2019.

”Ini sejalan dengan komitmen transformatif APRIL 2030 pada pilar Kemajuan Inklusif atau Inclusive Progress yang telah diluncurkan akhir 2020 lalu,” ucapnya.

Ditambahkan Purwowidi Astanto, ada 2 (dua) pendekatan dalam menjalankan program penurunan angka stunting.

Pertama, melalui program pemberdayaan masyarakat (community empowerment) yang telah dilakukan secara intensif bersama dengan masyarakat desa di sekitar area operasional perusahaan. Pendekatan kedua dengan menciptakan lingkungan yang kondusif.

“Salah satunya kegiatan training of trainer konseling pemberian makan bayi dan anak (PMBA) bagi petugas gizi Puskesmas yang kita laksanakan bagi Kabupaten Pelalawan dan Siak pada bulan Juni ini. Lalu menyusul tiga Kabupaten lainnya, Kampar, Kuansing dan Kepulauan Meranti,” ungkapnya.

Widi menambahkan sederetan kegiatan pelatihan juga dilaksanakan seperti edukasi dan kampanye kesehatan bagi para kader posyandu, ibu hamil, anak dan balita di daerah sasaran.

Kegiatan tersebut di antaranya pelatihan penyelenggaraan Posyandu, pelatihan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat (PKBM), pelatihan konseling PMBA, pelatihan manajemen terpadu balita sakit berbasis masyarakat (MTBS-M) dan pelatihan higienitas dan sanitasi.

Kemudian juga dilakukan promo-edukasi kesehatan dan gizi, monitoring dan evaluasi kegiatan Posyandu, pemberian makanan tambahan (PMT) dan penyuluhan, pemulihan bagi anak balita gizi buruk, BGM (bawah garis merah) dan ibu hamil KEK (kekurangan energi kronis).

rapp stunting 2

Selain itu, untuk pengembangan Posyandu, CD RAPP juga menyerahkan bantuan Antropometrikit kepada Posyandu binaan, menggelar lomba-lomba Posyandu serta pengembangan media komunikasi, informasi dan edukasi sebagai bagian dari kampanye kesehatan kepada para penerima manfaat.

“Di tingkat masyarakat, kegiatan percepatan penurunan angka stunting telah diimplementasikan di 295 Posyandu tersebar di 131 desa, 27 kecamatan di lima Kabupaten di Provinsi Riau,” bebernya.

Demi menyukseskan seluruh rangkaian dan tujuan dari program stunting ini, RAPP berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi, terutama peran aktif dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), seperti Bappedalitbang, BKKBN Provinsi Riau, Dinas Kesehatan, Bapelkes, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan sebagainya. * (DW Baswir)

6 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.