MediumPos
Untuk Ummat Kami Sampaikan

Kapolda Riau Sambangi Rumah Duka, Petugas Manggala Agni Disebut Pahlawan Lingkungan

MP, BENGKALIS — Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mendatangi langsung rumah duka almarhum Muharmizan, personel Manggala Agni yang gugur usai menjalankan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.

Kunjungan dilakukan di kediaman almarhum di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, Selasa (31/3/2026). Kapolda hadir bersama sejumlah pejabat utama Polda Riau sebagai bentuk penghormatan sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Herry menyebut almarhum sebagai sosok pejuang lingkungan yang telah mengabdikan diri dalam upaya penanggulangan karhutla di Riau.

“Beliau adalah pahlawan lingkungan, yang sudah berjibaku selama ini memadamkan karhutla,” ujar Herry.

Kabar duka ini menyelimuti keluarga besar Satuan Tugas Penanggulangan Karhutla Provinsi Riau. Muharmizan diketahui merupakan personel Regu 4 Manggala Agni Daops Siak yang meninggal dunia usai menjalankan tugas pemadaman di lahan gambut Desa Palkun.

Peristiwa bermula saat almarhum bersama timnya berjibaku memadamkan api sepanjang Senin (30/3/2026). Di tengah kondisi cuaca panas dan kepulan asap tebal, mereka berupaya mengendalikan kebakaran demi melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Setelah api berhasil dikendalikan, tim kembali ke basecamp pada sore hari untuk beristirahat. Namun, saat makan malam, almarhum tiba-tiba mengalami gangguan kesehatan yang diduga akibat serangan jantung.

Rekan-rekannya segera memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban ke RSUD Bengkalis. Meski telah mendapatkan penanganan medis secara maksimal, nyawa Muharmizan tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan duka mendalam atas wafatnya personel yang dikenal berdedikasi tinggi itu.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya sang pahlawan lingkungan tersebut,” ujarnya.

Muharmizan, yang berusia 44 tahun, dikenal oleh rekan sejawat sebagai pribadi disiplin, tangguh, serta memiliki loyalitas tinggi terhadap tugas kemanusiaan, khususnya dalam penanganan karhutla di wilayah Riau.

 

 

 

 

 

56 / 100 Skor SEO

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.