MP, PEKANBARU – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggandeng DPP Santri Tani Nadhlatul Ulama (NU) untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Bukti kerjasama itu diwujudkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang dilakukan Direktur Binmas AKBP Wendry Purbyantoro SH dan Ketua Umum DPP Santri Tani NU T Rusli Ahmad SE MM disaksikan Kapolda Riau Irjen Moh Iqbal di salah satu hotel berbintang di Kabupaten Kampar, Kamis (19/5/2022).
Dalam sambutannya, AKBP Wendry mengungkapkan terwujudnya kerjasama tersebut didasari keinginan bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Kesepakatan bekerjasama pada program pembangunan di sektor perkebunan, pertanian, perikanan dan peternakan dengan pola mensinergikan potensi tugas, fungsi dan kewenangan serta program yang ada pada kedua belah pihak,” terangnya.
Arti Santri di sini, imbuh Direktur Binmas Polda Riau, bukan ditujukan kepada siswa pesantren atau sekolah madrasah dan lainnya, tetapi diartikan semua masyarakat yang minat belajar dan melakukan hal hal yang baik, masyarakat yang minat bekerja termasuk menjadi petani, berkebun ataupun beternak.
Di kesempatan sama, Kapolda Riau Irjen Iqbal menyambut baik kerjasama yang dibangun Direktur Binmas bersama Santri Tani NU. Dirinya mendorong semua pihak termasuk para Bhabinkamtibmas untuk mendukung dan mensupport kerjasama tersebut.
“Kita perlu memperhatikan ketahanan pangan dan itu perlunya aksi nyata. Santri Tani mengajak kita tujuannya adalah untuk turut mensejahterakan masyarakat. Kita dukung tujuan mulia ini,” pungkas Iqbal. * (DW Baswir)